Cara Mudah Memahami Darah Haid dan Batasan Suci

Haid adalah darah yang keluar dari Rahim perempuan yang sudah mencapai usia sembelian tahun Hijriyah kurang sedikit, tidak dikarenakan penyakit atau sebab melahirkan. Dan yang dimaksud kurang sedikit adalah umur Sembilan tahun hijriyah kurang tidak genap 16 hari 16 malam. Sedangkan pengertian haid secara kedokteran adalah pendarahan secara berkala dari rahim wanita dengan disertai pelepasan endometrium.

Selain syarat suatu darah dinamakan darah haid diatas, ada dua syarat lagi yaitu:

1. Keluarnya darah harus ada 24 jam, baik secara terus menerus atau terputus putus selama tidak lebih dari 15 hari 15 malam.

2. Darah yang keluar tidak lebih dari 15 hari 15 malam

Yang dimaksud keluar darah secara terus menerus adalah sekira kapas yang berwarna putih dimasukkan kedalam farji (kemaluan wanita) dan sampai pada bagian dalam farji yang tidak wajib dibasuh ketika bersuci, pada kapas tersebut terdapat bercak-bercak darah, walau tidak berwarna merah. Karena Darah haid tidak harus berwarna merah.

Bahkan bisa jadi sisa darah yang menempel pada kapas itu berwarna kuning atau putih keruh, tetap dihukumi mengeluarkan darah haid, jika memang memenuhi syarat-syarat darah haid. Jika tidak memenuhi syarat darah haid maka darah tersebut dinamakan/ dihukumi sebagai darah fasad atau darah istihadlah.

meme risalatul mahid

Warna darah haid tidak harus berwarna merah, dan darah warna merah juga belum tentu disebut darah haid. Karena menghukumi darah itu disebut sebagai darah haid ada syarat-syarat yang harus dilaluinya. Intinya memahami darah haid harus memahami warna, sifat dan waktu lamanya mengeluarkan darah. Jangan pusing dulu ya, sebetulnya mudah dalam memahaminya.

Berikut beberapa warna-warna darah : 1. merah kehitaman (coklat tua), 2. merah, 3. merah kekuning-kuningan, 4. kuning, 5. kuning keputih putihan (krem keruh). Berikut sifat darah: berbau anyir menyengat, berbau anyir tidak menyengat, ada juga sifat darah lainnya yaitu: kental, cair. Itulah warna dan sifat-sifatnya darah, jadi darah haid itu bukan hanya berwarna merah.

Warna dan sifat darah dengan nomor urut 1 lebih kuat dari pada nomor 2, darah dengan nomor urut 2 lebih kuat dari pada nomor urut berikutnya. Darah yang lebih banyak mempunyai sifat kuat itu lebih kuat dari pada darah yang lebih sedikit sifat kuatnya.

meme darah haid

Wanita yang mengeluarkan darah haid dan mencapai 24 jam serta tidak melebihi 15 hari 15 malam, maka keseluruhan darah yang dikeluarkan disebut darah haid, walaupun warna dan sifatnya berbeda, ada yang kuat da nada yang lemah, atau sebagiannya tidak berwana merah. Jangan bingung, nanti saya kasih contohnya.

Dalam hal ini, tidak berlaku sebuah ukuran bahwa darah yang kuat adalah darah haid dan darah yang lemah adalah darah istihadlah, atau darah yang berwarna merah adalah darah haid dan darah yang kuning adalah darah istihadlah. Karena darah yang keluarnya tidak melebihi dari 15 hari 15 malam semuanya dihukumi haid, baik masa mengeluarkan darah maupun masa putus yang terjadi diantara masa mengeluarkan darah.

Contoh.

Wanita mengeluarkan darah sebagai berikut;

Darah hitam………………………….……………2 hari

Darah hitam kemerah-merahan…………2 hari

Darah merah………………………………………3 hari

Darah merah kekuning-kuningan……….3 hari

Putus/ tidak mengeluarkan darah……..2 hari

Darah kuning……………………………………..1 hari

Darah putih keruh……………………………..1 hari

___________________________________

Maka Masa haidnya adalah…………….14 hari.

fiqih darah haid

Paling sedikitnya masa suci yang memisah antara satu haid dengan sesudahnya minimal harus 15 hari 15 malam. Paling lamanya suci tidak ada batasnya. Karena kadang-kadang ada wanita yang mengalami haid 2 bulan sekali, 1 tahun sekali, ada yang 2 tahun sekali, bahkan ada yang tidak pernah haid sama sekali, seperti putri baginda Rasulullah saw, Sayyidah Fathimah Az-Zahra Ra.

Umumnya suci 23 atau 24 hari. Jika memang siklus atau perputaran haid dan suci itu 30 hari. Jika perputaran haid dan sucinya kurang dari 30 hari, maka kebiasaan suci yang memisah antara dua haid bisa kurang dari 23 atau 24 hari. Karena memang karakter masing-masing wanita berbeda-beda, Tidak semuanya sama/ mempunyai kebiasaan sendiri-sendiri.

Berbeda dengan masa suci yang memisahkan antara haid dan nifas, atau masa suci yang memisahkan antara nifas dengan nifas, maka tidak disyaratkan minimal harus 15 hari 15 malam. Bisa kurang dari itu dan bahkan bisa jadi tidak ada masa suci sebagai pemisah.  Perhatikanlah contoh yang akan saya berikan di bawah ini:

Contoh:

Ada wanita melahirkan bayi, kemudian dia mengeluarkan darah sebagai berikut;

Darah nifas……………………………………………………………58 hari

Putus dari darah nifas………………………………………………7 hari

Darah lagi…………………………………………………….………….10 hari

———————————————————– =

Maka darah nifas…………………………………………………………………. 58 hari

Masa suci…………………………………………………………….. 7 hari

Darah haid…………………………………………………………. 10 hari

Bahkan antara haid dengan nifas mungkin juga tidak ada waktu pemisah sama sekali antara keduanya, seperti jika ada wanita hamil mengeluarkan darah dan memenuhi syarat untuk disebut darah haid, kemudian sebelum darah itu putus, dia melahirkan, maka darah sebelum melahirkan disebut haid, dan darah setelah melahirkan disebut nifas.

Permasalahan/ Rumusan Haid

Jika ada wanita mengeluarkan darah 3 hari, kemudian suci 12, lantas mengeluarkan darah lagi 3 hari, maka darah 3 hari yang pertama disebut haid, 12 hari disebut masa suci, dan 3 hari yang kedua disebut darah fasad atau istihadlah, karena menjadi penyempurna masa suci yang kurang dari 15 hari.

Contoh

Mengeluarkan darah merah……………………………………3 hari

Putus dari mengeluarkan darah……………………………….12 hari

Mengeluarkan darah lagi (sewarna atau tidak)…….….……3 hari

Maka hukumnya darah haid……………………………………..3 hari

Masa suci……………………………………..12 hari

Istihadlah/ fasad…………………………………….3 hari

Demikianlah sedikit informasi ilmu fiqh tentang haid yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi seluruh muslimah diseluruh dunia, khususnya umat muslimah di Indonesia.

Referensi: Buku Pintar Haid. Penulis; K.H. Muhammad Ahmad Saifuddin Zuhri, Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Wakil Ro’is Syuriyah MWC NU Kecamatan Jatirejo Mojokerto.

You Might Also Like

2 Comments

  1. 1
  2. 2

    I would have to say that my favorite is Hermes (James in this series). He always has something to do, and he usually manages to get into trouble while doing it. He delivers messages, and manages to steal things from his family. He is also prtcvtoiee of those he loves (like Kate).

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>