Fenomena Pohon Menangis Gegerkan Warga Magelang

gambar pohon menangis 5

Pohon Menangis. Warga Ds. Plosogede Kec. Ngluwar Kab. Magelang menemukan sebatang pohon yang mengeluarkan suara tangisan. Para facebooker’s belakangan ini juga turut digegerkan dengan beredarnya kabar tersebut dan tak sedikit para pengguna facebook yang upload foto orang-orang yang mendatangi tempat adanya pohon menangis.

Ada sebuah postingan foto pohon menangis yang viral banget di facebook, postingan tersebut diunggah oleh pemilik akun facebook Vidha SiibruwetmUmet. Di foto tersebut tampak seorang wanita sedang menempelkan telinganya disebuah batang pohon seperti mendengarkan suara sesuatu didalam  pohon tersebut.

fenomena pohon menangis 2

Jika memang benar pohon menangis ada mungkin itu suatu tanda dari dari sebagian kecil dari besarnya kekuasaan Allah, atau mungkin juga ada makhluk halus yang merasuki pohon tersebut. Saya sendiri kurang sedikit percaya dengan beredarnya kabar berita tentang adanya pohon menangis, karena sejak saya dilahirkan samapi sekarang iya baru kali ini denger ada pohon menangis.

Tapi dengan banyaknya kabar berita yang beredar dipublik saya semakin dibuat penasaran dengan pohon menangis yang ada di Kabupaten Magelang tersebut, bahkan berita pohon menangis sempat disiarkan dalam tayangan televisi dalam sebuah acara on the spot milik saluran tv trans7. Berita pohon menangis benar-benar jadi trending topic.

berita pohon menangis

Jenis pohon yang menangis tersebut adalah pohon sengon. Ahli biologi dari taman karimun jawa mengatakan bahwa penyebab pohon menangis bukanlah hanya disebabkan karna air, tetapi juga ada sebab lain yaitu pergerakan gelembung. Tapi masih banyak kemungkinan penyebab selain itu, dan seharusnya dilakukan penelitian ph tanah.

Menurut hasil penelitian pakar tumbuhan Monica Gagliano yang di umumkan di Jurnal oxford tahun 2012, dalam berita itu di nyatakan bahwasannya tumbuhan  dapat menghasilkan suatu suara. Suara tersebut di namakan dengan proses kavitasi, hal ini akan terjadi ketika suatu tanaman sedang dehidrasi, dan tekanan pada kolom air.

kabar pohon menangis

Namun vida (pemilik postingan foto pohon menangis di facebook) mengatakan bahwasanya bagi yang tidak percaya agar mendatangi dan menyaksikan sendiri ketempat pohon menangis tersebut. Sebagian orang yang sudah pernah datang ketempat tersebut mengatakan bahwa memang terdengar suara tangisan di dalam pohon tersebut.

Akhir ini muncul Sebuah pernyataan baru muncul dari media online surabayaonline mengatakan bahwasannya fenomena pohon menangis bukanlah hal baru. Kejadian pohon menangis ini mirip dengan suatu penemuan yang pernah dilakukan oleh peneliti asal perancis dari ahli universitas Grenoble. Suara tangisan dari pohon ini dinamakan cavitations.

penelitian pohon menangis

Dikatakan bahwasannya cavitations merupakan sinyal yang menunjukkan bahwa  batang pohon butuh air, dan suara seperti tangisan tersebut hanya bisa dideteksi dengan menggunakan mikrofon khusus dikarenakan telinga manusia tidak bisa mendengar secara langsung seperti pendapat peneliti dari perancis tersebut.

Suara menangis yang ada itu muncul dari mana? Sistem akar pohon mengambil air dari tanah, upaya system akar mengambil air dan kelembapan dari tanah menimbulkan gelembung udara. Ahli dari prancis itu mengatakan bisa mendeteksi artikulasi gelembung, dan apa yang telah terdeteksi adalah umumnya suara yang didengar sama gelembung.

Kabar pohon menangis telah menggegerkan publik, dan membuat public bertanya-tanya tentang kebenaran berita ini. Banyak orang yang datang ketempat pohon menangis dan rela mengantri demi mengobati rasa penasaran mereka. Situs-situs berita online turut meramaikan berita pohon menangis.

Hikmah dari fenomena pohon menangis ini adalah sebagai penambah keimanan kita terhadap Allah, Allah maha kuasa lagi maha berkehendak, sangat mudah bagi Allah untuk menunjukkan kekuasaannya, atas kehendak Allah apapun yang dianggap manusia tidak mungkin terjadi, menjadi bisa terjadi. Sudah banyak tanda-tanda kekuasaan Allah yang telah ditunjukkan di bumi ini.

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>